DILo Hackathon Festival 2018 - Day 1

Balikpapan - Setelah sebelumnya di tahun 2017, DILo Balikpapan menyelenggarakan event DILo Hackathon Festival (DHF) 2017 yang diadakan bersama-sama di 10 Kota di Indonesia. Tahun ini kembali diadakan kembali eevent tersebut. Pada tahun ini DILo Balikpapan bekerjasama dengan Witel Balikpapan dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut. Kegiatan ini mengusung tema “Building Global Competitiveness Through Digital Creative” dengan kategori perlombaan Smartcity, E-commerce, Internet of Thing (IoT), E-government, dan masih banyak lagi.

DILo Hackathon Festival adalah ajang kompetisi bagi para developer Indonesia untuk menghasilkan aplikasi-aplikasi terbaik dalam satu malam 24 jam di 11 kota di Indonesia antara lain, Banda Aceh, Medan, Jakarta, Bogor, Bandung, Jogja, Malang, Denpasar, Balikpapan, Makassar dan Padang.

Tujuan dari diadakannya DILo Hackathon festival adalah Mengeksplorasi isu-isu yang dihadapi dan menyelesaikan masalah, Encourage Dunia Digital Creative Indonesia khususnya Kota Balikpapan, Membangun Experience yang lebih baik dan efektif bagi warga kota Balikpapan dan sekitarnya, menumbuhkan perekonomian nasional, serta menciptakan Inovasi yang disruptif.

Hari ini (24/11) DILo Balikpapan menyelenggarakan DILo Hackathon festival, ada yang berbeda dari DHF tahun ini mulai dari adanya pengumpulan Business Model Canvass sehari sebelum kompetisi hacking dimulai, tahap penjurian yang terbagi menjadi dua sesi, serta total hadiah sebesar 15juta rupiah. Peserta yang berasal dari kalangan pelajar, mahasiswa hingga web developer yang ada di Balikpapan dan Samarinda antusias dalam mengikuti event tahunan ini.

Pada tahun ini, peserta yang telah mendaftarkan untuk turut serta berkompetisi dalam DHF 2018 kali ini sebanyak 18 tim. "Dari 18 tim tersebut berasal dari STMIK Balikpapan 1 tim, STMIK SPB Samarinda 1 tim, ITK 2 tim, Universitas Mulawarman 3 tim, Politani Samarinda 8 tim, dan ada dari developer 101 Creative, Clearcode Technology, serta ada pula 1 tim merupakan kolaborasi antara STMIK Balikpapan dan Politeknik Negeri Balikpapan." tutur Rani. Namun, sayang 2 tim dari Universitas Mulawarman berhalangan untuk hadir mengikuti kompetisi ini sehingga jumlah tim yang berkompetisi di event ini sebanyak 16 tim saja.

Pihak Telkom Witel Balikpapan sangat mensupport kegiatan ini, hal itu disampaikan pada sambutan Bapak Deny Aryanto selaku GM Witel Balikpapan, “Program DILo Hackathon Festival merupakan gagasan DILo dan Telkom untuk tumbuhkan dan memberikan peluang talenta Digital Creative. Telkom sangat konsen untuk explore SDM dengan langkah peningkatan skill dan knowledge salah satunya lewat event DILo Hackathon Festival.” Ujarnya.

Event ini turut mengundang pula Bapak Rizal Effendi, SE. Selaku Walikota Balikpapan untuk membuka event ini, namun karena adanya kegiatan HUT KORPRI beliau berhalangan untuk hadir dan membuka acara ini sehingga beliau mengirimkan perwakilan yaitu Bapak Panti Suhartono selaku Sekretaris DISKOMINFO Balikpapan untuk menyampaikan sambutan dari Walikota Balikpapan serta membuka acara DILo Hackathon Festival 2018.

Adapun harapan-harapan yang disampaikan oleh Bapak Istia Budi selaku Head of DILo Balikpapan dan ketua panitia DILo Hackathon Festival 2018 dalam sambutannya, “Semoga dengan adanya event ini dapat menumbuhkan talenta-talenta baru yang ada di kota Balikpapan dan Samarinda dalam bidang Digital Creative, sehingga kita bisa berjaya di Kota sendiri, selamat berkompetisi dan siapkan hasil terbaik kalian.” Ujarnya.

© 2017, Digital Innovation Lounge

Please publish modules in offcanvas position.