ROADSHOW INDIGO INCUBATOR 2015

Industri kreatif termasuk di dalamnya industri kreatif digital merupakan tulang punggung pertumbuhan di Indonesia, namun talent/founder maupun ekosistem digitalnya masih perlu disempurnakan. Menumbuhkan industri digital membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak, yang umumnya dikenal sebagai kolaborasi quad-helix ABG-C (Academic, Business, Government dan Community). Kita semua patut bersyukur karena saat ini kolaborasi keempat elemen tersebut sudah terwujud di Indonesia, membangun ekosistem yang diperlukan untuk mengembangkan industri kreatif digital di Indonesia. Salah satu wujud nyata-nya adalah Program Indigo.

Telkom sebagai perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia membutuhkan inovasi digital untuk pertumbuhan bisnis di masa yang akan datang. Inovasi tersebut bisa datang dari internal perusahaan, dan juga diharapkan dapat berasal dari eksternal, yaitu dari para startup yang dapat bekerjasama secara mutualisme dengan Telkom.

Untuk itu Telkom menyelenggarakan program besar “Indigo”, yang dahulu diawali sebagai program penghargaan “Indigo Fellowship” kini bermetamorfosis menjadi “Indigo Incubator” yang ditujukan untuk startup baru dan “Indigo Accelerator” yang ditujukan untuk startup digital yang siap untuk ekspansi pasar. Menyusul kemudian adalah "Indigo Venture” atau tahap Company Builder (melalui PT Metra Digital Investama), yang ditujukan untuk membawa DICO/Startup menuju perusahaan berskala global.

Indigo Incubator hadir kembali di tahun 2015 dan programinimerupakankelanjutandari program yang telah dilaksanakan dua tahun sebelumnya. Program Inkubasi ini diselenggarakan oleh Telkom Group bersama MIKTI (Masyarakat Industri Kreatif TIK Indonesia) ditujukan bagi startup yang ingin mengembangkan bisnisnya di bidang digital. Tahun ini Program Indigo Incubator mengusung tema “Building Strong Indonesia’s Digitalpreneur with Silicon Valley Mindset” dan tagline “Work Together Grow Together”. Kesempatan bagi Startup untuk tumbuh menjadi perusahaan global bersama Telkom Group sangat terbuka lebar karena berkesempatan memiliki akses langsung terhadap customer base Telkom Group sebesar 150 juta pelanggan lebih, baik pelanggan fixed line maupun mobile, bekerja sama dengan seluruh perusahaan di Telkom Group, bahkan memasuki pasar global melalui representative Telkom Group International Office di 10 negara.

Dalamprogram Indigo Incubator, Telkom memberikesempatanbagi para startup untukmerealisasikankaryakreatifmereka, baik yang masihdalambentuk ide, produk yang sudahmemilikipengguna, maupunbisnis yang sudahmendatangkanpendapatan. Startup yang terpilihakanmendapatdukunganinkubasiselama 7 bulandanmendapatkanberbagaifasilitas seperti, akses pasar melalui channel pemasaran Telkom, pendampingan bisnis dan teknis oleh para Mentor (Resident Mentor, Visiting Mentor dan Silicon Valley Mentor),pendanaansejumlahRp. 250 juta per startup denganopsipendanaanlanjutanhinggaRp. 2 Milyar di tahap akselerasi (Indigo Accelerator)bagiproduk yang memilikiprospekbisnis yang sangat baik, fasilitas kerja  yang nyaman dan dinamis di Bandung Digital Valley, Jogja Digital Valley, Jakarta Digital Valley, lengkap dengan akses internet kecepatan tinggi dan beragam device & server yang. dapat digunakan untuk mendukung proses pengembangan aplikasi, serta akses ke berbagai Platform Digital Telkom Group, yang akan meningkatkan kualitas produk digital, seperti Payment Gateway, Cloud Services & Big Data. Terdapat6kategoriproduk yang dapatdipiliholeh startup, yaitu City & Goverment Solution, Business Solution, Home Solution, Commerce, Personal Apps, dan Social Media & Community.

Setelah kemarin 26 Februari 2015 Kick Off Indigo Incubator dilaksanakan di LOOP Station Mahakam. Jakarta Selatan. Acara yang digelar pada pukul 18.00 WIB ini, dihadiri oleh, Indra Utoyo selaku Director Innovation and Strategic Portfolio PT. Telkom, Saiful Hidayat selaku Senior General Manager Innovation & Design Center PT Telkom, Dinoor Susatijo selaku Senior Manager Innovation Management Innovation & Design Center PT. Telkom, Hari S. Sungkari selaku Sekretaris Jendral MIKTI, Indra Purnama selaku Executive Director Bandung Digital Valley dan Muhammad Aditya selaku Executive Director Jogja Digital Valley.

 

Kini Roadshow diadakan di Makassar 11 Maret 2015. Roadshow ini bertujuan untuk mensosialisasikan Indigo Incubator 2015 di Kota Makassar. Roadshow ini dihadori oleh, Dinoor Susatijo selaku Senior Manager of Innovation Management Innovation & Design Center, Indra Purnama (Director Executive Bandung Digital Valley) 

 

Untuk mendukung startup yang tertarik mengikuti program Indigo Incubator 2015, MIKTI akan menyelenggarakan program pra-inkubasi yang dapat diikutioleh seluruh insan digital di Indonesia. Selain diselenggarakan di Bandung Digital Valley dan Jogja Digital Valley selama bulan April 2015, program pra-inkubasi juga akan diselenggarakan di 8 kota lain, yaitu: Jakarta, Bogor, Medan, Surabaya, Malang, Denpasar, Makassar dan Balikpapan di minggu kedua April 2015. Kandidat dari kota lain dapat mengikuti program pra-inkubasi melalui streaming online dan video conference. Hasil yang diperoleh peserta di program Pra-Inkubasi akan menjadi faktor penilaian pada proses seleksi Indigo Incubator 2015.

 

Startup yang tertarikuntukmengikuti program Indigo Incubator dapatmendaftarkandirimelalui website www.indigoincubator.comsebelumtanggal 31 Maret 2015. Informasilebihlanjutdapatmelaluiakun twitter @indigoincubatormaupun email This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it..

 

© 2017, Digital Innovation Lounge

Please publish modules in offcanvas position.