Disperindag Gagas Pusat Pengembangan Industri Kreatif Digital

MALANG – Selasa, 22/12 Walikota Malang HM. Anton meresmikan pusat pengembangan industri kreatif digital di hall perpustakaan kota kawasan jalan Ijen. Nantinya perpustakaan akan menjadi pusat insan-insan digital untuk berkreasi.

Peresmian yang dihadiri oleh Walikota Malang ini juga tampak beberapa kepala Satuan Perangka Kerja Daerah (SKPD) Pemkot Malang.

“Kota Malang dipastikan amat sangat siap dengan konsep techno park gagasan Kementrian Informasi dan juga Komunikasi. Dan anggaran untuk mewujudkan techno park inipun telah disetujui dalam APBD Kota Malang tahun 2016,” jelas Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Tri Widyani pada saat memberikan sambutan.

Perlu diketahui saat ini Kota Bandung dan Kota Pekalongan telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai kota Kreatif. Dan pada tahun 2016 Kota Malang akan menyusul menjadi kota kreatif ketiga.

“Wadah itu penting karena akan menunjukkan dan juga memberikan pengarahan dan bimbingan dapat dengan jelas dilakukan. Sehingga suatu saat akan menemukan sebuah produk unggulan yang dapat ditonjolkan sebagai salah satu icon Kota Malang bersanding dengan yang lain,” kata Walikota Malang dalam sambutannya.

Walikota yang juga seorang pengusaha itupun mengatakan dengan adanya wadah ini maka Kota Malang akan mampu bersaing dalam ajang MEA. Hal itu melihat dari apa yang telah dihasilkan dan ditorehkan oleh insan-insan kreatif.

Pusat pengembangan Industri Kreatif Digital inipun selanjutnya akan diisi oleh berbagai insan dan kelompok kreatif diantaranya kelompok media development, mobile development, game development, software development, social commerce development, edukasi development, dan sosial media development.

Sumber : http://www.malangpagi.com/disperindag-gagas-pusat-pengembangan-industri-kreatif-digital.html

© 2017, Digital Innovation Lounge

Please publish modules in offcanvas position.