DILo Jogja mendukung Selasa Srawung Dalam Upaya Meningkatkan Potensi StartUp Di Kalangan Mahasiswa

DILo Jogja kembali mendukung usaha untuk meningkatkan motivasi pembuatan StartUp dari kalangan mahasiswa dengan mendukung berlangsungnya acara Selasa Srawung. Selasa Srawung sendiri adalah perkumpulan para founder StartUp Mahasiswa UGM.

Setelah sukses menggelar acara Selasa Srawung #1 pada 2 Oktober 2018 yang menggaet peserta hingga 89 orang, Selasa Srawung kemudian kembali menggelar acaranya yang ke 2 pada Selasa, 6 November 2018 dengan tema “StartUp Harus Teknologi? Ngapusi Dab!” juga digelar di Jogja Digital Valley.

Suasana kekeluargaan sangat terasa saat acara ini digelar. Pasalnya, para pembicara yakni Muhammad Aslam (CMO Kanobi Space), Aprilia Muktirina (CEO AM Studio), dan Iqbal Habibie (CEO Stationaero) pada saat memaparkan materi selama acara, tidak memberikan batasan sama sekali dengan peserta. Para pembicara menempatkan diri sebagai seorang teman yang mana sangat memancing para peserta untuk bertanya tentang apa itu StartUp dan sebagainya.

Salah satu pembicara pada kegiatan tersebut, Aprilia Muktirina merupakan CEO dari AM Studio dimana usaha tersebut bergerak di bidang Crative Digital lebih spesifiknya adalah dalam bidang graphic design. Yang membuatnya unik adalah, Aprilia sendiri tidak mengambil Graphic Design sebagai background pendidikannya semasa kuliah dulu, melainkan lulusan dari Fakultas Bahasa dan Sastra UNY. Namun hal tersebut tidak menjadikan dirinya berkecil hati untuk serius menggeluti dunia creative digital khususnya graphic design sebagai sarana mata pencahariannya setelah lulus. Begitupula dengan pembicara lain yang tidak kalah hebatnya, mereka bisa meraih sukses pada usia yang dikatakan masih belia.

Batasan umur, gender dan background pendidikan nyatanya tidak bisa membatasi manusia untuk berkarya. Apapun background pendidikanmu, umur dan jenis kelaminmu, asalkan kamu mempunyai skill dan keberanian untuk memulai sesuatu, dan tentu dengan modal usaha dan doa, apapun yang kamu inginkan (termasuk membuat StartUp atau sebuah usaha) pasti bisa kamu capai. Sebuah kebohongan besar apabila kamu menggunakan alasan “aduh, akukan bukan orang IT) atas ketidak berhasilan kamu. Karena apabia tekad kita kuat, seberapa banyakpun kita mengalami kegagalan, kita akan selalu berusaha untuk bangkit kembali.

StartUp harus teknologi? Ngapusi dab!

© 2017, Digital Innovation Lounge

Please publish modules in offcanvas position.